Clock

Tampilkan postingan dengan label Mitologi Yunani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mitologi Yunani. Tampilkan semua postingan

Moirai

| Sabtu, 05 Februari 2011 | 0 komentar |

Para Moirai, juga disebut Moirae atau Moerae (Bahasa Yunani: Μοῖραι) dalam mitologi Yunani adalah tiga orang dewi takdir. Mereka mengendalikan nasib setiap manusia sejak lahir hingga mati. Dalam mitologi Romawi dikenal sebagai Parkae atau Fata.
Dalam mitologi


Patung tiga Moirai di Dublin, Irlandia


Tiga orang Moirai yaitu:

Klotho, bertugas memintal benang kehidupan setiap manusia.
Lakhesis, bertugas mengukur benang kehidupan setiap manusia dengan tongkat pengukurnya.
Atropos, bertugas memotong benang kehidupan setiap menusia dengan "gunting kebencian" miliknya. Dialah yang menentukan kapan dan bagaimana seseorang akan mati.



Para Moirai muncul tiga malam setelah kelahiran seorang bayi untuk menentukan takdir hidupnya. Ada banyak pendapat mengenai asal mereka, ada yang mengatakan bahwa mereka adalah anak-anak perempuan Zeus dan Themis atau dewa-dewi awal seperti seperti Nyx, Khaos atau Ananke. Para Moirae biasanya digambarkan sebagai sosok yang dingin, kejam dan tidak berperasaan, dan digambarkan sebagai perempuan tua. Para dewa pun tidak berani pada para Moirai. Zeus juga tunduk pada kekuasaan mereka. Meskipun tidak diketahui sejauh mana kekuasaan para Moirai terhadap takdir para dewa.

Read More...... Para Moirai, juga disebut Moirae atau Moerae (Bahasa Yunani: Μοῖραι) dalam mitologi Yunani adalah tiga orang dewi takdir. Mereka mengendalikan nasib setiap manusia sejak lahir hingga mati. Dalam mitologi Romawi dikenal sebagai Parkae atau Fata.
Dalam mitologi


Patung tiga Moirai di Dublin, Irlandia


Tiga orang Moirai yaitu:

Klotho, bertugas memintal benang kehidupan setiap manusia.
Lakhesis, bertugas mengukur benang kehidupan setiap manusia dengan tongkat pengukurnya.
Atropos, bertugas memotong benang kehidupan setiap menusia dengan "gunting kebencian" miliknya. Dialah yang menentukan kapan dan bagaimana seseorang akan mati.



Para Moirai muncul tiga malam setelah kelahiran seorang bayi untuk menentukan takdir hidupnya. Ada banyak pendapat mengenai asal mereka, ada yang mengatakan bahwa mereka adalah anak-anak perempuan Zeus dan Themis atau dewa-dewi awal seperti seperti Nyx, Khaos atau Ananke. Para Moirae biasanya digambarkan sebagai sosok yang dingin, kejam dan tidak berperasaan, dan digambarkan sebagai perempuan tua. Para dewa pun tidak berani pada para Moirai. Zeus juga tunduk pada kekuasaan mereka. Meskipun tidak diketahui sejauh mana kekuasaan para Moirai terhadap takdir para dewa.

Athena

| | 0 komentar |



Athena, (bahasa Yunani: Αθηνά atau Αθήνη; bahasa Doris: Ασάνα) yang dialihaksarakan sebagai Athene, adalah seorang Dewi Yunani yang melambangkan kebijaksanaan, strategi, dan perang. Ia dihubungkan oleh bangsa Etruria dengan dewi mereka bernama Menrva, dan kemudian dikenali oleh orang Romawi sebagai Minerva, yang ditemani oleh seekor burung hantu kecil, memakai sebuah tameng dada bernama Aegis yang diberikan kepadanya oleh ayahnya dan ditemani oleh dewi kemenangan, Nike.

Read More......

Athena, (bahasa Yunani: Αθηνά atau Αθήνη; bahasa Doris: Ασάνα) yang dialihaksarakan sebagai Athene, adalah seorang Dewi Yunani yang melambangkan kebijaksanaan, strategi, dan perang. Ia dihubungkan oleh bangsa Etruria dengan dewi mereka bernama Menrva, dan kemudian dikenali oleh orang Romawi sebagai Minerva, yang ditemani oleh seekor burung hantu kecil, memakai sebuah tameng dada bernama Aegis yang diberikan kepadanya oleh ayahnya dan ditemani oleh dewi kemenangan, Nike.

Mitologi Yunani

| | 0 komentar |

Mitologi Yunani adalah kumpulan legenda Yunani tentang dewa-dewi Yunani serta para pahlawan yang berawal dan tersebar melalui tradisi lisan.
Kebanyakan dewa Yunani digambarkan seperti manusia, dilahirkan namun tak akan tua, kebal terhadap apapun, bisa tak terlihat, dan tiap dewa mempunyai karakteristik tersendiri. Karena itu, para dewa juga memiliki nama-nama gelar untuk tiap karakternya yang mungkin lebih dari satu seperti Demeter. Dewa-dewi ini terkadang membantu manusia dan bahkan memperistri seorang wanita manusia menghasilkan anak yang setengah manusia setengah dewa. Anak-anak inilah yang kemudian dikenal sebagai pahlawan.
Mitologi Yunani secara eksplisit terdapat dalam kumpulan cerita dan karya seni, misalnya lukisan pada vas dan benda-benda ritual untuk dewa. Mitologi Yunani menjelaskan asal mula dunia dan menceritakan kehidupan dan petualangan berbagai dewa, dewi, pahlawan, dan makhluk-makhluk mitologi. Mitologi Yunani awalnya disebarkan melalui tradisi oral; saat ini mitologi Yunani diketahui dari literatur Yunani.
Sumber literatur Yunani tertua, Puisi epik Iliad dan Odyssey, ceritanya terpusat pada peristiwa mengenai Perang Troya. Sementara itu, dua puisi karya Hesiod, Theogoni dan Erga kaí Hēmérai, menceritakan mengenai penciptaan dunia, pergantian kekuasaan dewa, pergantian zaman manusia, asal mula kesengsaraan manusia, dan asal mula ritual kurban. Mitologi Yunani juga terdapat dalam Hymne Homer, dalam potongan-potongan puisi epik dari Siklus Epik, dalam karya seni tragedi dari abad kelima, dalam tulisan-tulisan para cendekiawan dan penyair dari zaman Yunani kuno dan dalam teks-teks dari Kekaisaran Romawi karya penulis-penulis deperti Plutarch dan Pausanias.

Asal Usul Mitologi Yunani

Walaupun ada berbagai mitologi di seluruh dunia kata mitologi berasal dari Yunani yang terdiri dari 2 kata
  1. Muthos yang dalam bahasa Yunani berarti sebuah seni bahasa yang menjadi bahasa.
  2. Logos yang berarti sebuah kata, sabda, firman, cerita atau argumen yang meyakinkan.
Beberapa sumber yang dipakai sebagai rujukan mitologi Yunani antara lain adalah karya-karya Homerus dan Hesiodus.

Read More......
Mitologi Yunani adalah kumpulan legenda Yunani tentang dewa-dewi Yunani serta para pahlawan yang berawal dan tersebar melalui tradisi lisan.
Kebanyakan dewa Yunani digambarkan seperti manusia, dilahirkan namun tak akan tua, kebal terhadap apapun, bisa tak terlihat, dan tiap dewa mempunyai karakteristik tersendiri. Karena itu, para dewa juga memiliki nama-nama gelar untuk tiap karakternya yang mungkin lebih dari satu seperti Demeter. Dewa-dewi ini terkadang membantu manusia dan bahkan memperistri seorang wanita manusia menghasilkan anak yang setengah manusia setengah dewa. Anak-anak inilah yang kemudian dikenal sebagai pahlawan.
Mitologi Yunani secara eksplisit terdapat dalam kumpulan cerita dan karya seni, misalnya lukisan pada vas dan benda-benda ritual untuk dewa. Mitologi Yunani menjelaskan asal mula dunia dan menceritakan kehidupan dan petualangan berbagai dewa, dewi, pahlawan, dan makhluk-makhluk mitologi. Mitologi Yunani awalnya disebarkan melalui tradisi oral; saat ini mitologi Yunani diketahui dari literatur Yunani.
Sumber literatur Yunani tertua, Puisi epik Iliad dan Odyssey, ceritanya terpusat pada peristiwa mengenai Perang Troya. Sementara itu, dua puisi karya Hesiod, Theogoni dan Erga kaí Hēmérai, menceritakan mengenai penciptaan dunia, pergantian kekuasaan dewa, pergantian zaman manusia, asal mula kesengsaraan manusia, dan asal mula ritual kurban. Mitologi Yunani juga terdapat dalam Hymne Homer, dalam potongan-potongan puisi epik dari Siklus Epik, dalam karya seni tragedi dari abad kelima, dalam tulisan-tulisan para cendekiawan dan penyair dari zaman Yunani kuno dan dalam teks-teks dari Kekaisaran Romawi karya penulis-penulis deperti Plutarch dan Pausanias.

Asal Usul Mitologi Yunani

Walaupun ada berbagai mitologi di seluruh dunia kata mitologi berasal dari Yunani yang terdiri dari 2 kata
  1. Muthos yang dalam bahasa Yunani berarti sebuah seni bahasa yang menjadi bahasa.
  2. Logos yang berarti sebuah kata, sabda, firman, cerita atau argumen yang meyakinkan.
Beberapa sumber yang dipakai sebagai rujukan mitologi Yunani antara lain adalah karya-karya Homerus dan Hesiodus.